Alana sangat bosan berada di rumah ini terus menerus di tambah Tisya yang jarang datang kemari.Ia pun berjalan menuju ruangan kerja Admans. "Pagi Ad"sapa Alana dari pintu ruang kerja Admans. Adman pun berdi dari kursinya dan menuju Alana. "Pagi Dear"ucap Adman seraya mencium kening Alana. Semenjak Admans mengatakan wahwa Alana milikny,Ad semakin baik padanya dan kadang-kadang manja padanya bukan berarti Alana menyukainya Alana memang nyaman bersama Admans tapi ia belum bisa menyimpulkan apakah ia mencintai Ad atau tidak. "Apa kau sibuk?"tanya Alana pada Adman sambil berjalan menuju sofa di ruang kerja Admans. "Tidak,aku hanya mengecek data-data saja. Memangnya kenapa Dear?"tanya Admans yang sudah kembali membaca berkas-berkasnya. "Aku sudah sebulan di sini ,aku ingin bertemu keluarg

