36

1033 Kata

"Kakak tidak menemui Lana?"Tanya Tisya yang melihat kakaknya sedang duduk menghadab luar jendela. Admans tidak menjawab ucapan adiknya dan memilih diam.Tisya yang melihat keanehan pada kakaknya pun memilih menghampiri kakaknya. "Kakak pasti sedih karena tidak dapat membantu Lana"Ucap Tisya. "Tapi aku juga tidak mau bila kakak harus pergi,aku tidak mau kakak tinggalkan" Sambung Tisya. Admans yang baru menyadari keberadaan Tisya hanya melihat adiknya kemudian tersenyum. "Kakak sudah berjanji jadi jangan takut" Balas Admans. "hanya saja ada perasaan aneh di diri kakak,tapi kakak tidak tau apa itu maka dari itu kakak sedang berpikir tapi adik cerewet ini malah mengacaukannya"Sambung Admans. "perasaan aneh?perasaan aneh apa itu?" Tanya Tisya. "Kan sudah kk bilang tadi kalau kk sedang be

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN