3

737 Kata
"Lana ko kamu bisa terlambat sih?"kata Adara teman sebangku ku. "Iya Lana,apa lagi di pelajaran Mr.Call,Kan dia jahat banget dan tadi aku nga nyangka banget loh kamu bisa di maafin"sembung Sofia yang duduk di depan ku. "aku juga ngak nyangka kalu Mr.Call maafin aku.Aku aja tadi udah deg degan banget pas Mr.Call lihat aku"kata ku menjawab seadanya. "Tapi emang bener sih yang di katain Mr.Call sama kamu, kalau kamu kan baru telat cuman hari ini jadi masih wajar sih"sekarang giliran Glan cowok satu tatunya di geng ku yang bicara. "Eh, tapi tadi kamu liat gak penampilanya Mr.Call? Hahaha lucu banget tau ngak,udah perutnya besar malah pake kemeja yang pas badan gitu"kata Adara yang tertawa terbahak bahak. "Iya..iya dia pikir dia sixpack apa!udah rambur sisa setengah, kumis yang ngak tau cukurnya kapan, sekarang malah pake baju yang ketat kaya gitu. Kira-kira besok apa lagi ya?"celetuk Glan yang membuat kami beriga tertawa. Kalau aku sudah bertemu dengan mereka serasa beban di pundak ku hilang seketika mereka yang selalu ada untuk menghibur ku mungkin hanya mereka sekarang yang berarti dalam hidup ku ini. Ketika mereka sedang ngobror aku melihat ke arah luar jendela menatap langit yang selalu mendung di kota ku ini kalaupun cerah mungkin hanya dua minggu atau sebulan, selanjutnya selalu di tutupi awan hitam. Saat sedang melihat langin tak sengaja aku menangkap sepasang mata coklat yang sedang melihat ke arah ku. "Apa dia sedang melihat ku?"kataku yang hampir seperti berbisik. Akupun melihat kesekeliling jangan-jangan ada orang lain yang di lihat oleh si mata coklat itu dan hasilnya nihil semua sedang dalam kegiatanya masing-masing.Ketika aku kembali melihat ke arah jendela aku tidak melihat dia lagi. "Loh, kemana orang itu tadi kan dia ada di situ,kok ngak ada ya?"kata ku sambil melihat ke kanan dan kekiri mencari si mata coklat itu. "Lana kamu nyari apa sih?Ms.Mary udah masuk tuh cepetan duduk"kata Adara saat Ms.Mary masuk. Aku pun segera duduk dan mengeluarkan buku pelajaran Ms.Mary. "Morning,student"sapa Mr.Mary. "Morning"sahut seluruh siswa. "Hari ini ibu tidak akan mengajar, karena ibu akan bertemu dengan kepala sekolah"kata Ms.Mary yang membuat satu kelas bersorak kegirangan. "Tapi,ibu akan memberi kalian tugas kelompok dimana satu kelompok terdiri dari dua orang yaitu teman sebangku kalian"sambung Ms.Mery yang membuat seluruh siswa kembali tak bersemangat. "Kalian harus membuat makalah hasil observasi yang akan kita adakan di hutan Foks minggu depan"lanjut Ms.Mery . "Dimana makalah setiap siswa harus berbeda, ada satu kelompok yang membahas tentang hewan dan ada pula yang makalahnya berisi tentang tumbuhan di hutan Foks. Dan observasi ini akan di  adakan selama 3 hari Jadi kalian hurus membawa alat-alat yang ibu sudah kasi kepada ketua kelas kalian. Juga batas pengumpulan makalah satu minggu setelah di lakukanya observasi. Oke Kalau ada yang ingin bertanya silahkan?" tanya Mr.Mary . Edo yang merupakan ketua kelas kami mengangkat tangannya. "Silahkan Edo?"kata Mr.Mery. "Kenapa disini tidak di tuliskan membawa tenda Ms?kan Ms bilang kita akan menginap selama tiga hari"tanya Edo. "Oh iya,mengenai tenda pihak sekolah yang akan menyediakannya sehingga kalian hanya perlu membawa alat-alat yang tidak terlalu berat dan karna ini kegiatan tahunan untuk kelas tiga maka semua siswa/siswi kelas tiga wajib ikut.Munkin ada yang masih mau bertanya?"jawab Ms.Mery dan melihat kembali semua siswa/siswi . "oke kalau tidak ada ibu harus pergi dulu. See you" "See you Ms."jawab semua siswa. Setelah menulis semua keperluan yang harus di bawa kami di suruh memilih acak apa yang akan kami observasi apakah hewan atau tumbuhan dan teryata aku dan Adara mendapatkan hewan. "Lana,kira-kira hewan apa ajaya yang ada di sana kalo misalnya ada ular atau serigala gimana?. Aku ngak mau ah di suru obsevasi ular apalagi serigala ih... Kan celem"kata Adara yang sok  ketakutan. "Udah deh ngak usah lebay kan cuma ular, kalau kamu ngeliat serigala ya larilah masa kamu mau observari serigala sih bisa-bisa ngak dapat hasil nyawa ilang"kata ku ketus. "Ih kamu ngak seru deh. Emang kamu ngak takut apa him?. Kan serigala larinya cepet mana keburu kalo lari"jawab Adara. "ngak,karna sekarang yang perlu aku takutin cuma satu. Minta ijin sama ibu angkat aku apalagi ayah ngak ada kaya gini"balas ku sambil menghembuskan nafas. Adara hanya diam, ketiga sahabat ku itu memang sudah tau bagaimana sifat keluarga angkat ku itu makanya mereka tidak kaget mendengar perkataanku. -------------My?Lady or Luna----------- "Lord...tadi saya melihat Alpha Aldan masuk ke dekat wilayah kita. Sepertinya di sedang mengintai seseorang"kata pria itu. "Buat apa anjing besar itu datang ke dekat wilayahku dan mengintai seseorang,siapa yang dia intai?. Apa kamu melihat siapa yang dia intai?"tanya Admans. "Maaf Lord saya tidak melihatnya karna pada saat saya tiba di langsung pergi. Sepertinya dia mengetahui kedatangan saya"jawab lelaki itu. "Dimana tempat dia mengintai itu Ricard?"tanya Admans. "Di sekolah milik keluarga anda Lord  Cullen high school"jawab Ricard.
Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN