Bulan purnama tersisa 7 hari lagi sedangkan Aldan belum bisa menemulan Lana sampai saat ini. Disisi lain Lana duduk sambil termenung ia tidak tau harus berbuat apa sekarang. Ia sangat merindukan Aldan ia sangat ingin memeluk suaminya itu. Clekkk pintu kamar Lana terbuka dan muncul seorang pria dengan membawa nampan berisi makanan. " Ini makanlah" Ucap pria itu digin. "Dimana Tisya?" Tanya Lana saat pria itu saat hendak pergi. " Makan makananmu" Ucapnya tanpa mempedulikan ucapan Lana. " Aku tidak akan makan sampai Tisya datang" Ancam Lana yang membuat pria itu berbalik dan menatapnya. "Percuma kau menunggu Tisya.Mereka baru saja pergi dari sini" Balas pria itu kemudian pergi dari kamar tersebut. Lana yang mendengar hal itu terdiam dan air mata yang beberapa hari ini dia tahan akir

