Siapakah Dia?

1151 Kata

Pak Malik menatap dingin Ryan dan Afif, ia tidak peduli, kalau keduanya marah kepadanya, semua itu bukanlah urusannya. Ia tidak peduli sama sekali dengan kemarahan yang diperlihatkan oleh kedua pemuda di hadapannya ini. Ia mendorong dengan kasar Ryan dan berlalu begitu saja dari sana, mengabaikan apa yang dikatakan olehnya. Tidak ada keharusan sama sekali buatnya untuk menjelaskan apapun juga kepada keduanya. Mereka hanyalah anak ingusan, yang tidak seharusnya mengabaikan peringatan dan pertanda yang diberikan kepada mereka berdua. Ryan dan Afif melihat kepergian pak Malik dengan rasa kesal, ingin rasanya keduanya menarik kerah kemeja pak Malik dan mengajaknya berduel, biarpun pak Malik orang tua, yang seharusnya mereka berdua hormati. “Mengapa pak Malik sombong sekali? Seakan-akan diri

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN