25 : Double date

664 Kata

Reva menelan air liurnya kasar ketika mengatakan kebohongan demi kebohongan yang keluar begitu lancar dan mulus dari mulutnya. Aldy sendiri masih syok dengan apa yang di ucapkan sahabatnya ini, tapi sebisa mungkin ia menyamarkan ekspresi kaget dan gugupnya itu. Mengalihkan kegugupannya Aldy meraih sebelah tapak tangan Reva yang ada di meja. Menggenggamnya lembut memberi ketenangan untuk Reva efek syok. "Ya, itu benar, kami berpacaran." ucap Aldy menatap ke arah Reva dengan senyuman manis yang mengembang di wajahnya. Reva tersenyum kaku membalas senyuman Aldy, ia mengucap syukur karena akhirnya Aldy mengerti kode darinya. Hal itu semakin memperkuat sandiwara mereka, Aldy ikut turut andil dalam permainan rencana Reva. "Waah, selamat!" kata Niken nyaris berteriak saking senangnya. "Suda

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN