21.Jebakan

1409 Kata

Zahira duduk di ranjang apartemennya. Selain usaha bakery, Zahira juga seorang penulis novel. Selain hobinya yang memasak, ia juga suka menulis. Ia memberanikan diri terjun ke dunia kepenulisan. Beberapa novelnya juga telah terjual banyak. Zahira sedang mengetikkan sesuatu di laptopnya. Saking fokusnya ia sampai tidak menyadari jika Laras masuk ke dalam kamarnya. "Sibuk sekali," celetuk Laras. Zahira menoleh ke sumber suara kemudian tersenyum. "Ahh, Ibu. Aku sedang menulis novel." "Ya, Ibu tahu. Ibu cuman mau pamit sama kamu, Ibu mau pergi." Zahira beranjak dari kasurnya dan mendekati Laras. "Ibu mau pergi kemana?" tanya Zahira pelan. "Pergi karena ada urusan yang harus diselesaikan," jelas Laras. "Ibu mau pergi sama Om Surya ya?" tanya Zahira. Walaupun sebenarnya Zahira tahu jika

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN