47.Semut Nakal

1830 Kata

Rafael memandang Zahira yang sedang membuatkan udang saus padang untuk makan malam kali ini. Rafael tersenyum mengingat percintaan yang baru saja ia lakukan dengan Zahira. Rafael merasa tak puas dan selalu ingin menyentuh Zahira. Bahkan sekarang Zahira memakai dress santai dengan rambut yang sedikit berantakan dicepol ke atas menampilkan leher jenjangnya membuat Rafael ingin menerkamnya. Rafael mengumpat, ia tidak bisa terus-terusan di dekat Zahira. Rafael selalu lepas kendali dan berakhir bercinta dengan Zahira kembali. "Kenapa kau menatapku seperti itu?" celetuk Zahira. Ia menyadari jika Rafael terus memandangnya tanpa berkedip sedikitpun. "What?" Rafael balik bertanya dengan santai. Ia duduk di kursi meja makan sambil menyisir rambutnya. Zahira tersenyum kemudian membalikkan badan m

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN