Sesampainya di kediaman belakang Keluarga Gu, sebuah kuda berwarna cokelat pekat yang ditumpangi oleh seorang pemuda tampan dengan ikatan kepala berwarna merah itu tampak berpikir keras untuk menurunkan seorang wanita yang berada di belakangnya masih tak sadarkan diri. “Nona!” panggil Gu Sheng Jun berusaha membangunkan seorang wanita yang bersandar di punggung kokoh miliknya. Namun, sayang sekali wanita itu tetap memejamkan matanya erat dengan pelukan yang semakin mengendur membuat Gu Sheng Jun mendadak panik. Ia tidak mungkin membawa mayat tak dikenal ke kediamannya. Itu akan membuat Gu Heng sangatlah marah. “Nona, bangunlah!” seru Gu Sheng Jun semakin menggoyang-goyangkan punggungnya. Akan tetapi, pintu belakang kediaman bergerak pelan membuat pemuda itu seketika membeku sesaat. Ia t

