TEN

2603 Kata

Berulang kali Alegra mengerjap-ngerjapkan matanya untuk menyesuaikan penglihatannya dengan cahaya, lantas mengedarkan pandangannya ke sekeliling ruangan ketika menyadari dirinya berada di tempat yang asing. Dia mengernyitkan dahinya, terperanjat kaget sebelum akhirnya dia merubah posisi berbaringnya menjadi duduk. Dirinya sedang berada di sebuah ruangan yang dilihat dari segi mana pun merupakan sebuah kamar. Kamar yang tak kalah mewah dan luas dengan kamar Alegra saat masih tinggal di istana kerajaan Vincentius. “Aku dimana?” Gumamnya pada dirinya sendiri, pasalnya tak ada siapa pun dalam ruangan itu selain dirinya. Alegra beranjak turun dari kasur empuknya, berjalan gontai menuju jendela yang masih dalam keadaan tertutup rapat. Begitu dia membuka jendela itu, seketika dia pun tertegun.

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN