AFTER SCHOOL BAB 78 Andre duduk di kursi kantornya, memeriksa berkas – berkas yang ditinggalkan Jihan di atas mejanya itu. Bibirnya terus saja tersenyum, ingatan akan gadis itu masih saya membayang di pelupuk matanya. “Ah, inikah rasanya jatuh cinta?” Kata Andre kepada dirinya sendiri. Menatap berkas yang belum juga ia tanda tangani. Jihan mengetuk pintu ruang kerjanya, dilihatnya Andre yang seakan tidak mendengar suara ketukan pintu itu. Lelaki itu masih saja tersenyum, tampak melamunkan sesuatu. “Ehem.” Suara Jihan membuyarkan lamunannya, Andre yang tampak terkejut segera mengambil pena dan membaca berkas – berkas itu. “Kau tampak senang, Ndre?” Tanya Jihan, yang kemudian duduk di hadapan Andre. Menatap berkas yang belum juga ia tanda tangani, “Apa kau terlalu senang membac

