Andre menarik napas lega, ia khawatir jika Cindy akan bertemu Deo di perusahaan itu. Sepertinya doanya sudah dijawab. Cindy tidak bertemu Deo sama sekali. "Kak?" "Ya?" Andre terkesiap, ketika gadis itu memanggil namanya. "Kok, aku merasa aneh, ya, dengan kata-kata wanita tadi?" Ucap Cindy, menoleh ke arah Andre yang masih mengemudikan mobilnya. Deg...... Sejenak jantung Andre berdegup. Perasaan tidak nyaman mulai meliputi hatinya. "Kata-kata yang mana?" "Kata-kata yang menyebut kalau Kak Andre ini pemilik toko kue itu. Aku lihat dia juga terkejut saat Kakak bilang soal Bos toko kita." "Eh, itu.. Itu karena dia belum pernah ketemu Bos Jihan. Jadi dia kira kalo kakak ini bosnya, he..he..he," Andre terkekeh, hanya untuk menutupi yang sebenarnya terjadi. "OH, aneh juga kalau di

