AFTER SCHOOL BAB 63 Mereka berjalan memasuki perusahaan itu, perusahaan yang berdiri di pusat kota. Deo memperhatikan perusahaan itu, semua tertata dengan begitu rapi. Mulai dari ruang – ruang kantor yang bersekat kaca, serta display kain yang memungkinkan pelanggan untuk memilih dengan nyaman. “Klien VIP adalah raja, dulu kami kerap mendatangi mereka.” Ucap Reana kepada Deo. “Kami?” “Ya, aku dan ayahmu.” Jawab Reana. “Bahkan ayahku turun tangan sendiri untuk mendatangi mereka?” Kata Deo tak percaya. “Ya, mereka merasa lebih dihargai jika ayahmu datang sendiri. Dan Pak Sasmita selalu mendapatkan hati mereka. Kau harus belajar banyak dari ayahmu, Deo. Di perusahaan kita ada banyak orang yang menginginkan posisimu.” “Tapi aku adalah ahli waris.” Deo tertawa, seakan meremehkan ucap

