AFTER SCHOOL BAB 29 Cindy meletakkan tasnya di rak penyimpanan, pagi itu wajahnya kembali sendu. Tidak ada senyum yang melengkung di bibirnya, ia bahkan tidak membalas Andre, ketika laki – laki itu menyapa dengan ramah. Andre menatap Cindy, dilihat dari wajah itu, ia sudah bisa menebak sesuatu. Cindy melangkah menuju dapur, gadis itu berniat membuat segelas teh panas. Ketika ia hendak mengambil gelas, Andre tiba – tiba masuk dan menabrak gadis itu, membuat gelas yang berada di tangannya hampir saja terjatuh. “Kak Andre!” Cindy yang terkejut hampir saja berteriak. “He..he..maaf, Kakak ngak sengaja.” (*sengaja sih). “Hati – hati, dong, Kak. Kalau pecah gimana?” Protes gadis itu, dan menuang air panas ke dalam gelas berisi gula dan teh kantong. “Uh, hati Kakak sudah pecah.” Jawab And

