Bab 34: Si Tetangga Yang Tidak Uwu

1353 Kata

*** Akan ada saatnya kita tertawa akan kesedihan orang lain Itu terkadang bukan kesalahan tapi memang itu saatnya tertawa *** “Mbak Satyaaaaaa!” seru Khalila seperti seorang anak yang sedang memanggil temannya untuk bermain bersama. Khalila menatap bergantian antara Angga yang sedang duduk di sofa yang ada di balkok kamar sembari memeluk gitar dan Satya yang ada di depan gerbang rumah, siap pergi jogging bersama dengan Rayner sedangkan Khalila sendiri baru saja bangun tidur dan sedang ada di balkon kamarnya. “Iya Khalilaaaa, kenapaaa?” tanya Satya dengan menirukan nada suara Khalila. Khalila tersenyum dengan jahil sembari melirik ke arah Angga yang terlihat sudah sibuk dengan gitar di pagi hari. Itu bukan gaya Angga benget karena biasanya pria itu akan bergabung dengan Satya dan Rayne

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN