Bab 19: Si Yang Tidak Merasa Bersalah

1871 Kata

*** Menganggap semua seolah baik-baik saja adalah puncak dari rasa sabar seseorang *** Angga memberhentikan langkahnya ketika melihat Khalila berdiri di samping mobilnya. Senyum langsung tersungging di bibir pria itu sedangkan Khalila menatap Angga dengan santai bahkan nyaris tanpa ekspresi. “Kamu kemarin pulang gimana? Aku balik lagi ke sana buat jemput kamu, tapi udah nggak ada,” ucap Angga. Pria itu sudah terlihat sangat rapi dengan pakaiannya. Angga akan berangkat ke Bali hari ini untuk kepentingan pekerjaan. “Jam berapa?” tanya Khalila. “Jam sebelas,” jawab Angga membuat Khalila langsung mengangguk sambil tersenyum singkat. “Kamu ninggalin aku di sana dari jam delapan, emang ngapain aja sampai baru ingat aku di jam sebelas?” tanya Khalila. Dia sedikit mendongak untuk menatap wa

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN