Bab 29: Si Yang Merasa Menang

1640 Kata

*** Ketika kamu memulai permainan Pilihanmu hanya ada dua Menang atau kalah *** “Ka, lo mau sampai kapan kayak gini?” tanya Arfan menatap gadis yang sedang menikmati makan malam bersama dengannya dan sang istri. Arfan memang sangat dekat dengan Mnaika. Istri Arfan saja juga mengenal Manika dengan sangat baik. Manika yang mendnegar pertanyaan Arfan langsung terkekeh pada Arfan. “Sampai kapan apanya sih Fan?” tanya Manika sembari menggelengkan kepalanya. “Lo main-main sama Angga?” tanya Arfan. Dia sangat tahu awal mula permainan Manika. Ini sudah terjadi secara turun menurun di kantor mereka. Semacam tradisi. “Ini bukan salah gue kali Fan, dia aja yang b**o dan t***l. Pada kenyataannya kaum lo itu hanya sampah dan makhluk bodoh. Ternyata Angga juga salah satunya. Tapi asal lo tahu gu

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN