Adam terlihat fokus dengan buku biologinya sampai tak sadar dengan kedatangan Dea yang membawakan suaminya segelas jus mangga kesukaannya. Melihat Adam belajar dengan giat Dea tak bisa menyembunyikan kebahagiaannya namun gadis itu berubah murung ketika mengingat taruhan Bimbi padanya. Jujur saja Dea tak mau melakukannya tapi Bimbi tipikal orang tak mau mengalah, Dea juga bingung bagaimana memberitahu Adam tentang taruhannya. "Lo kenapa sih,hm?" Tanya Adam yang mulai menyadari gadis itu tak kunjung membuka buku yang sama dengannya justru melamun melihat suasana malam kota Bandung yang begitu indah. Gemerlap lampu mobil yang melintas di sepanjang jalan raya, lampu jalanan dan juga lampu gedung-gedung yang menjulang tinggi. Terlihat setitik cahaya dari kejauhan. "Kalok cerita pasti lo mar

