Part 39

1649 Kata

Noni menatap Nadira tanpa berkedip membuat Nadira menoyor kepala sahabatnya itu membuat Noni tersadar. "Aduh, Nadira!" Noni mengusap dahinya mendapat toyoran dari Nadira, mereka berdua ada di kamar saat membahas bayi yang Nadira katakan. "Pendapat kamu gimana? Aku harus menjemput dia besok pagi!" ucap Nadira membuat Noni menghela nafasnya. "Kamu yakin?" tanya Noni membuat Nadira mengangguk. "Kalau aku sama Ibu sih enggak masalah, sekarang tergantung kamu." Nadira menatap Noni cukup lama lalu berpikir. "Emang beneran Ibu enggak masalah?" tanya Nadira serius. Noni melirik keluar kamar, lalu mengibaskan tangannya cepat. "Bisa di atur!" jawab Noni santai. Nadira mengangguk yakin. "Oke baiklah, keputusanku sudah bulat, Non, aku sudah katakan pada Dokter itu kalau besok akan kembali men

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN