Setelah saling sindir menyindir dengan ucapan. Tristan pergi dari apartemen Rangga dengan wajah kesal dan tidak menyangka. Ia tidak tahu selama ini Rangga menyimpan perasaan yang sama pada Nadira. Rangga duduk diam di meja makannya dengan berpikir bagaimana ia mengajak Nadira menemui orang tuanya. Ia beranjak dari duduknya berjalan mendekati kamar melihat Nadira sedang apa di sana. Gadis itu tidak ada di kamar, Rangga mengerutkan dahinya lalu mendengar suara dari dalam kamar mandi. Rangga mendekatinya lalu melihat Nadira masih membersihkan kamar mandinya. Gadis itu benar-benar serius dalam pekerjaannya. Rangga berdiri di depan pintu kamar mandi membuat Nadira menghentikan gerakannya menatap ke arah Rangga. "Ada apa?" tanya Nadira membuat Rangga tersenyum tipis lalu menarik tangan Nadira m

