Part 52

1656 Kata

Rangga kembali ke apartemennya dengan wajah kusut dan lesu. Apa yang harus ia lakukan kepada Nadira, gadis itu pasti benar-benar menghindarinya saat ini. Rangga memejamkan matanya lelah sambil duduk di sofa ruang utama apartemennya. Hari pertunangannya bahkan tinggal menghitung hari. Rangga tidak akan memiliki waktu untuk menemui Nadira lagi. Ibunya pasti menginginkan ia berada di rumah sebelum hari jadi pertunangannya. Rangga menatap ponselnya yang terlihat banyak sekali panggilan tidak terjawab dari Clara, kakaknya bahkan sang ibu. Rangga mengerutkan dahinya dan kembali memanggil Raline bertanya mengapa ia menghubunginya. Panggilan Rangga langsung terangkat membuat Raline langsung memberondongnya dengan beberapa pertanyaan. "Rangga kamu dimana?" tanya sang kakak membuat Rangga menegakk

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN