Gue yg ngawasin pembangunan rumah hari ini. Lo selesain aja kerjaan lo . Raina menghela napas . Baru aja ia ingin bertemu dengan Billy lagi tapi pesan masuk dari Devan membuatnya enggan kesana , setidaknya ia enggan bertemu Devan . Entah kenapa laki-laki itu makin terlihat sifat protektifnya yang sebenernya membuat ia sedikit takut . " Mau ngapain Devan tiba-tiba ke proyek ?" Raina memijit pelipisnya demi menghilangkan pikiran aneh yang hinggap disana . Ia pun kembali fokus kepada naskah yang baru aja selesai diedit . ....... Siang itu Billy baru aja menandatangani beberapa pesanan barang yang ia pesan untuk kebutuhan proyek rumah Devan , ya ia lebih seneng menyebutnya rumah Devan karena belom tentu Raina bakal jadi sama Devan kan . Jadi ia gak mungkin bilang ini proyek rumah mereka

