Raina mengerutkan keningnya melihat Devan yang kini duduk di kursi teras rumahnya sambil sesekali mengetukkan sepatunya ke lantai . Ia menoleh ke belakang , Billy baru aja pergi dari sana dan sepertinya tidak menyadari kehadiran Devan . Ditambah Devan sepertinya gak bawa kendaraan seperti biasanya . " Ehm ." Ia berdehem . Devan yang sedari tadi menundukkan wajahnya ke lantai seketika mengangkat wajahnya dan menatap Raina yang kini masih mengerutkan keningnya . " Abis darimana ? Tadi gue ke kantor penerbit katanya lo balik sama cowok ." " Sama Billy . Cuma pergi bentar ." Rahang Devan mengeras , walaupun sebenernya ia memang tau dengan siapa wanitanya ini pergi . Tapi mendengar langsung dari mulut Raina seakan gadis itu tidak mempermasalahkan soal kedekatannya lagi dengan mantan pacarny

