57 ~ Ruangan tersembunyi

2011 Kata

Sambil mencari keberadaan Aress dan juga Christopher di dalam gedung, sesekali Matthew memperhatikan keadaan luar yang semakin kacau dari jendela kaca. Gemuruh di dadanya semakin ketara, api-api di masing-masing sudut hutan sudah semakin melebar. Langit entah kenapa terus menghitam semenjak portal pelindung akademik hancur. Petir dan kilat saling bersahut-sahutan, menambah kekhawatiran di dalam pikiran Matthew. Keadaan ini mengingatkannya kembali pada beberapa tahun silam, dimana keadaannya adalah sama. Bedanya, saat itu Matthew masih menjadi anak kecil yang menunduk pada perkataan orang yang lebih tua. Matthew bersembunyi di balik meja saat itu, dan melihat semuanya terjadi di depan mata kepalanya sendiri. Moment gelap yang selalu menghantuinya kemanapun dia melangkah. Andai saja mungki

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN