59. Monster

1066 Kata

Aku tak tahu telah terkurung berapa lama, hari-hari berlalu begitu cepatnya.  Tubuhku semakin lemah dan malas bergerak.  Hanya rebahan di ranjang yang kulakukan setiap saat, karena tak ada yang bisa kulakukan.  Aku cuma beranjak bangun untuk keperluan BAB dan makan.  Sungguh kehidupan yang membosankan, tapi aku berusaha bertahan demi janin yang tumbuh dalam rahimku.             Yang kuherankan, sejak kejadian itu .. Dion belum mengunjungiku.  Gila kalau aku mengharapkan dia datang untuk menyiksaku, aku justru bersyukur tak melihatnya.  Hanya penasaran saja, mengapa dia seakan menghilang setelah mengancamku?  Jawaban rasa penasaranku datang di hari ini .. saat dia datang dengan wajah dinginnya.             “Mengapa?  Apa kau merindukanku?” tanyanya dingin begitu melihatku beringsut  menja

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN