57. Petaka dalam Pernikahan

1006 Kata

Seseorang membangunkanku dengan kasar. Tak mungkin! Aku sengaja pindah kamar, bagaimana dia bisa menemukanku di kamar yang lain? “Kau heran bagaimana aku tahu dirimu disini, Bella?” tanyanya sinis. Aku terdiam karena syok. Sikapnya berbeda 180 derajat dengan saat dia meninggalkanku semalam. Tak ada kelembutan, yang ada hanya sorot mata penuh dendam. Apa mungkin semalam aku hanya berhalusinasi? Dia mendorong kepalaku kasar hingga terhantuk ke sandaran ranjang. “Aku mengancam mereka .. aku suamimu, Bella! Mana berani mereka menghalangiku menemuimu?! Lagipula kamu tahu kerjaan orang mafia .. menakut-nakuti dan mengancam orang!” tukasnya sinis. Itu yang kubenci di dunia mafia, tapi sekarang aku terjebak menikah dengan seorang mafia .. calon penerus penguasa mafia yang keji. Aku bar

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN