38

1018 Kata

Kayla menyusul Gea dan Davina yang sudah duduk di tempat semula. Wajah Gea sedikit murung pasca kejadian barusan. Ada kesedihan yang terpancar jelas dan kedua bola matanya. "Ada apa? Kamu gak pernah curhat pada kami," ucap Kayla seraya menyentuh punggung tangan Gea. Gea menatap kedua sahabatnya dengan sendu. Kemudian menunduk. "Ini memalukan," gumam Gea. Kayla dan Davina saling tatap mendengar itu. Tak mengerti. "Apa yang barusan dia bilang padamu, Kay?" tanya Gea. Kayla menatap Gea sesaat kemudian menghembuskan nafas pelan. "Dia bilang, aku harus mengatakannya padamu. Agar kamu tak merusak hubungan orang lain," jawab Kayla jujur. Gea tersenyum getir mendengar itu. "Tapi, aku yakin kamu tak mungkin melakukan itu. Kamu sudah janji padaku untuk tidak mengulangi kesalahan itu lagi. Dan k

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN