36

1123 Kata

Reno masih memeluk Gea. Mengusap punggung kekasihnya itu dengan lembut. Berusaha menenangkan Gea yang masih sesenggukan. Reno tak tahu apa yang membuat Gea menangis. Reno pikir, Gea akan marah padanya karena sudah bicara dengan Ella. Tapi nyatanya, Gea malah menangis. "Sst. Sudahlah. Jangan menangis terus," ucap Reno. Dia menggiring Gea masuk ke ruangannya. Duduk di sofa masih dengan memeluk Gea. "Kenapa menangis?" tanya Reno lagi. Dia memegang bahu Gea. Sedikit mendorongnya pelan. Lalu mengusap air mata Gea yang menganak sungai di pipi. "Jangan hiraukan semua ucapan Ella. Jangan dipikirkan." Gea masih tertunduk dengan mata yang mengembun. Ah, kejadian ini mengingatkannya pada dosa masa lalu. Apa ini karma baginya? "Sudah. Jangan dipikirkan," tegur Reno lagi. Dia menyentuh dagu Gea dan

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN