“Death is unstoppable. One must face it as a fact of life.” – D. Aswini, The Blood Swan *** Menakutkan. Hanya itu kata-kata yang terpikirkan di benak Gilbert sekarang. Giovanni sudah tidak seperti yang mereka ketahui lagi. Sosoknya memancarkan kilatan gelap yang sangat kelam. Dia, yang biasanya selalu tenang dan ramah, berubah menjadi temperamental. Kim dan Gilbert juga baru menyadarinya, bahwa selama ini, Emily memiliki batasan yang tidak boleh dilanggar. Setidaknya untuk saat ini. Tapi terlambat, amarah Giovanni terlanjur berada di puncaknya. Susah untuk menenangkan wanita berwajah aristokrat itu. Mau tak mau, mereka terpaksa berhadapan dengan amarahnya. “Jelaskan padaku sekarang!!” teriaknya menggema. Gilbert, Kim, dan si Min Hyun mundur teratur ke belakang. Demi apapun, mereka s

