ALANA [14]

1163 Kata

"Bisa diem nggak sih lo, gue tu cuma mau lihat kaki lo kenapa-kenapa nggak!" kata Vano dengan kembali menarik kaki Alana. Setelah mendengar kata Vano, Alana pun hanya diam melihat apa yang Vano lakukan pada kakinya. "Pergelangan kaki lo keseleo, tapi punggung kaki lo juga lebam. Itu nggak mungkin karena keseleo." kata Vano menjelaskan kondisi kaki kanan Alana saat itu. "Itu nggak kenapa-napa." jawab Alana singakat. Vano pada saat itu tak menghiraukan jawaban Alana tentang penyebab kakinya lebam. Vano hanya sedang fokus untuk memijat kaki Alana. "Aww!" Alana meringis akibat efek dari pijatan Vano pada kakinya. "Lo tahan sebentar, gue sedang benerin kaki lo yang keseleo." kata Vano dengan masih memijat kaki kanan Alana. "Emang lo bisa?" tanya Alana yang meragukan kata Vano barusan. "Lo

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN