30. Dear Davin

1006 Kata

“Kau bukan milikku, tapi kau selalu ku sebut dalam doa-doaku. Jika berharap bersamamu terlalu jauh, mungkin berharap sama-sama bahagia adalah jalan terbaik.” ---- Davin merebahkan tubuhnya di atas tempat tidur empuknya. Ia menatap langit-langit kamarnya yang di cat abu-abu. Pikirannya masih terfokus pada Tania, gadis yang dicintainya itu tengah melawan sakitnya. Ia membolak-balikkan surat yang dari Tania yang dititipkannya lewat Aly. Ia membuka amplopnya perlahan. Dear Davin, Atau Alfa sebagai secret admirer gue! Caramel popcornnya gue yang garing tapi manis banget. Sebelumnya gue mau bilang dulu ini, lo jangan nangis! Gak cocok tau gak lo mewek-meek gitu. Jangan kira gue gak tau ya, lo selalu nangis kan? Ah Davin gue yang lucu jadi ilang, gue lebih suka lo jadi cowok super garing y

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN