"Bertahan dalam ketidak pastian memang lebih menyakitkan daripada harus mengakhiri suatu hubungan." ---- Tania masih terjaga meski lampu kamarnya sudah dimatikan sejak tiga puluh menit yang lalu agar tidak menimbulkan kecurigaan dari sang ibu. Karena, ia mengatakan akan segera tidur setelah selesai mengerjakan tugasnya. Tetapi, nyatanya ia masih tetap memikirkan tentang Davin. Ia juga berkali-kali mengecek ponselnya tapi tak ada pesan apapun dari Davin. Selain keresahan Tania yang luar biasa, Davin juga merasakan hal yang sama. Lelaki itu terus memandangi ruang pesannya bersama Tania. Betapa mengejutkannya panggilan dari Tania. Lebih tepatnya, panggilan tidak di sengaja yang langsung diputus oleh gadis itu. Sebenarnya, Davin berniat menjawab panggilan tersebut. Tetapi, baru saja ia men

