"Kita mungkin saja gagal dalam hal yang kita perjuangkan. Tetapi, Tuhan selalu mengganti apa yang sudah kita usahakan. ---- Mika berjalan gontai menyusuri lorong rumah sakit yang tampak sepi padahal hari masih sore. Sepertinya, situasi mendukung perasaan tak karuannya. Walaupun sejak awal ia tahu kalau Tania memang tidak akan mengubah status pertemanan mereka, tapi mengetahui orang yang dicintainya secepat dan setiba-tiba itu rasanya benar-benar mengagetkan. Terlebih, ia kenal baik dengan orang tersebut. Ia sama sekali tidak menduga kalau orang itu adalah Davin. Teman lama sekaligus sepupu dari mantan kekasihnya. Ah, dunia memang sesempit ini. Ia benar-benar kacau dan merasa ini terlalu mendadak. Langkah pelannya kini sudah membawanya ke lantai teratas rumah sakit. Di tempat terbuka se

