Sinar matahari pagi perlahan menyusup melalui jendela membuat Li SHuai terbangun dari tidurnya. Kali ini Ia merasakan kepalanya sangat sakit, ia mencoba mengingat-ingat apa yang terjadi semalam. semalam ia datang ke klub Annchi, salah satu tempat yang karena satu alasan cukup sering ia datangi selama beberapa tahun terakhir, entah berapa botol minuman yang ia tenggak dan pada akhirnya membuatnya mabuk. Li SHuai mengerjap-ngerjapkan matanya, ia mengamati sekeliling dan baru menyadari kalau kamar ini bukanlah kamarnya. Hei dimana aku? Kamar siapa ini? Li Shuai berusaha berpikir keras, mencoba mengurutkan rentetan kejadian semalam, seakan-akan ia sedang menyelesaikan kasus kriminal yang biasa ia selesaikan. tapi tak peduli betapa ia berpikir kras otaknya hanya mampu mengingat sampai ia

