Mengambil note yang ditinggalkan, Poni membacanya di dalam hati. ‘Kenakan untuk malam ini, Princess. Aku akan menjemputmu jam 8.’ Tidak ada nama pengirimnya tapi Poni tahu siapa yang mengirimnya. “Oh. My. God. Katakan padaku ini bukan hadiah dari Ansel.” Menyimpan kembali catatan tadi ke dalam kotak, Poni menjawab singkat, “Bukan.” Dan kotak besar tersebut ditutup. *** Malam tiba dengan Poni mengenakan gaun panjang biru malam. Gaun yang ia beli sendiri namun belum pernah ia pakai. Al sudah mengirimnya pesan singkat jika pria itu sudah tiba di bawah. Dan Poni merapikan kembali rambutnya yang tertata rapi ke belakang di dalam kabin lift. Lift terbuka dan Poni melangkah keluar. Al yang sedang duduk santai di lounge sederhana di lobi menyadari kedatangan Poni. Ia mengangkat wajahnya, da

