Semenjak pagi tadi Raya sama sekali tak berhasrat untuk bekerja, rasanya pekerjaan mudahpun akan menjadi sangat lama ia selesaikan. Hantinya begitu tak menentu. desah nafas putus asa selalu menghiasi bibirnya. “dek.. udah pulang ajah! gak usah kerja” Ucap Thalla khawatir. Ia sampai rela menaiki anaklantai tempat Raya berada. “gakpapa kok kak!” Sahut Raya lemah, bagaimanapun ia tak ingin mengecewakan Khant yang sudah menerimanya bekerja. Lagipula Raya masih berharap Khant kembali kekantor lagi. --- Sementara itu, Elsa hanya terduduk dikursi kebesarannya, dengan senyum licik menghiasi wajah cantiknya. Ia berifikir dirinya telah berhasil menyingkirkan Raya dari hidup Khant. dan laki-laki itu juga tidak akan mempermasalahkan lagi design yang sudah masuk jatuh temponya. Karena yang Khant t

