Buronan Mertua

1227 Kata

Pelukkan Khant yang semakin erat mengingatkan Raya kembali dengan situasi genting yang mereka hadapi, dengan cepat ia membebaskan dirinya dari dekapan Khant. "Yaudah aku lewat sana lagi ajah" putus Raya tak ingin berlama-lama. "Enggak... emm maksud Mas kita subuhan dulu yuk, mukenannya ntar aku pinjemin sama bibik" pinta Khant lembut, Raya hanya mengangguk setuju, sebenarnya dirinya heran lagi sembunyi tapi malah diajak sholat berjamaah, yah mungkin biar Allah melancarkan usaha mereka bersembunyi, pikir Raya cuek. Tak lama Khant sudah kembali ke kamarnya dengan setelan mukena ditangannya. Ia segera mengimami Raya dalam sholatnya,setelahnya Khant cukup khusuk membaca doa seolah ini ibadah terindahnya. sedikit menyelipkan nama Raya dalam doanya. "Ya allah semoga makmum yang sekarang set

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN