Bara POV “Pacaran?” Tanya Nurul, ekspresinya begitu terkejut. Pagi ini Bara sengaja mengumumkan hubungannya yang telah resmi dengan Kana semalam pada manajer, asisten dan sekretarisnya yang ia kumpulkan di dalam ruang tengah apartemen mungilnya saat mereka menjemputnya. “Sama Kana? Kok bisa? Bukannya kalian terakhir kontak aja tahun lalu ya waktu Festival di Jepang itu, yang lo ditolak itu kan.” Vanda dan Dino yang tidak tahu soal riwayat Bara dengan Kana bertukar pandang heran, mungkin kaget mendengar bos mereka yang selama ini dikejar banyak wanita ternyata pernah ditolak juga. Bara hanya tertawa kecil. “Begitulah mba, panjang ceritanya.” “Terus mau lo publish?” “Nggaklah, sekarang sih rahasia. Paling nanti kalau gue sama dia jadi nikah. Tapi gue mau nemuin orang tuanya dulu.” “Kapa

