Bara POV Bara melewati hari-hari yang sibuk seperti biasa sehingga ia tidak sempat lagi memikirkan apa yang harus dilakukan untuk menghindari perjodohannya. Sore ini, ia baru saja tiba di apartemennya setelah menyelesaikan jadwalnya di Jogjakarta saat Bu Rere menelpon. “Besok bisa datang kan Dit? Ketemu sama Michelle dan keluarganya.” Sang ibu tiri memberi perintah begitu Bara mengangkat teleponnya. “Tidak ma. Adit tidak mau bertemu Michelle dan keluarganya.” “Dit.” Suara Bu Rere terdengar begitu tegas. “Kamu tidak bisa menolak. Seperti Dhika dan Esti, kamu juga hanya boleh menikah dengan wanita yang mama setujui.” “Ma.. Adit udah tahu yang sebenarnya.” Sergah Bara. “Yang sebenarnya?” “Kalau Adit bukan anak kandung mama.” Akhirnya setelah memendam sekian lama, Bara bisa juga mengata

