Kana POV Kana menelpon Bara jam 7 pagi setelah hasil tes darahnya keluar. Trombositnya naik lumayan meski belum di batas normal, tapi ia berniat mengabarkan sang pacar secepatnya sesuai janjinya semalam. Begitu Rasyid mandi, secepat kilat ia menelpon Bara. Tapi Kana kaget karena ternyata yang mengangkat bukan sang pacar, melainkan seorang perempuan bersuara serak, seperti baru bangun tidur. “Halo?” Tanya perempuan itu. Kana terpaku. “Ha.. halo?”Ia terbata. “Kang Aditnya ada?” Tanyanya, lupa kalau hanya ia yang memanggil sang pacar dengan sebutan itu. “Hah? Kang Adit?” Suara basah di balik sambungan malah bertanya balik. “Ah, maksud saya, Mas Bara-nya ada? Ini nomor mas Bara kan? Saya pa.. eh, Kana.” Tanya Kana lagi, tadinya mau menyebut dirinya pacar, tapi baru ingat kalau hubungan m

