"Di mana istriku? Kenapa tiba-tiba saja dia masuk ke rumah sakit, dan bisa-bisanya kamu membiarkan dia melakukan perjalanan sejauh ini." Marcel menghenyakkan bokongnya di samping Gavin, yang dari semalam menanti kedatangannya. "Dia di dalam, Pak. Menemani ayahnya yang sedang sakit. Saya hanyalah orang asing, jadi tidak mungkin ikut campur terlalu jauh dalam kehidupan rumah tangga anda, Pak. Saya juga tidak ingin membuat istri anda tidak nyaman dengan keberadaan saya, itu sebabnya saya memilih mengikuti saja kemana kakinya melangkah, daripada dia kabur dan saya akan kehilangan jejak." Marcel menoleh dengan tatapan yang begitu horor. Kedua alisnya bertaut dan bertanya, "Ayahnya?" "Iya. Ayahnya. Kalau tidak salah namanya bapak Anton." "Astaga … Dira." Marcel langsung bangkit dari temp

