Bab 48

1494 Kata

Nadira mengehela nafas berat. Seraya memijat pelipisnya untuk mengusir rasa sakit yang kini menguasai kepalanya. Sudah dua hari ini ia merasa ada yang aneh pada dirinya. Terutama saat pagi menyapa. Dunia selalu terasa berputar jika tetap dipaksakan untuk bangkit dari berbaringya. Sehigga sudah dua hari pula ia tidak datang membantu Mita untuk membuat kue. Nadira akan datang agak siangan dan memilih bagian pengantaran saja. Namun, pagi ini ia benar-benar sudah tak berdaya. Sehingga ia tidak mampu untuk melakukan apa-apa lagi. Bahkan untuk duduk saja ia sudah tidak mampu. Kepalanya amat sakit, dengan perut yang terasa begitu mual. "Sebaiknya kita ke rumah sakit!" ajak Mita. Saat memasuki kamar Nadira, dengan membawa mangkok berisi sup ayam di tangannya. Hari ketiga Nadira sakit membuat Mi

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN