Talak 14 Aksara tersenyum lembut ke arah Bumil yang tengah sibuk menyiapkan makan malamnya dengan sedikit menahan nafas. Aroma bawang dan nasi yang berasal dari menu makan malam yang tengah dihidangkannya membuat Hellena agak pusing. "Sudahlah , Sayang, gak usah dipaksakan. Mas, bisa makan sendiri. Nanti Mas, bikin ceplok telor saja." Aksara memeluk Hellena dari belakang. Mengusap perut Hellena yang mulai terasa kencang, berharap ada gerakan halus yang menyapa tangan kukuhnya saat membuat gerakan mengusap. Hellena berbalik, menyimpan spatula dan melepaskan celemeknya. "Aku sudah selesai, Mas. Masak yang gampang saja, yang penting sehat." Hellena tersenyum mencari bola mata suaminya. Laki-laki lembut yang begitu mencintainya. "Kamu luar biasa, Elle. Dalam kondisi seperti ini pu

