Pernikahan kedua Nafisah

1310 Kata

Harum melati menguar memenuhi seisi kamar Nafisah, kamar pengantin yang didesain cantik namun tetap saja terkesan sederhana. Tak banyak hiasan yang mahal di kamar ini, hanya ada untaian melati dan beberapa buket bunga mawar dan Anggrek di setiap sudut kamarnya. Kamar tempat Nafisah menghabiskan masa gadisnya, kamar di mana dirinya tumbuh menjadi gadis dewasa yang cerdas dan berhati lembut. Kamar di mana dirinya sering ber murojaah, membaca ayat demi ayat dengan hati yang syahdu dan bermunajat kepada Allah. Kamar yang sering menjadi tempat berbagi dan tak pernah sepi dari adik-adik panti yang suka ngikut nginep di sini. Kamar yang menjadikan Nafisah, tumbuh menjadi gadis yang sangat menawan secara empati dan emosional. Nafisah menatap setiap sudut kamarnya, rasanya belum lama dia kembali

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN