Hari Yang Indah

1416 Kata

Hati tak pernah memilih kepada siapa dia ingin bersandar, begitupun cinta tak pernah menentukan arah kemana dia kan berlabuh. Cinta sejati lahir bukan karena materi ataupun karena Harta dan jabatan. Cinta sejati hadir ibarat kunang dalam gulita, ibarat bintang di lautan gulita. Cinta sejati Selalu menemukan jalannya untuk kembali Aksara kembali menatap bayangan wajahnya di cermin, membetulkan kemeja dan dasi yang dipakainya. Hari begitu cepat berganti, rasanya sabtu minggu saja masih kurang untuk bercengkrama bersama Hellena dan Cellia dua bidadari yang Allah kirimkan kembali untuk melukis pelangi yang pernah pudar dalam hidupnya. Samar telinga Aksara menangkap suara piring dan garpu terdengar berdenting di meja makan, mewarnai hari yang masih pagi dengan udara sejuk menjadi semarak.

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN