BAB 59 – Menyedihkan

1353 Kata

“Windy ....” Viona menatap Windy dengan tatapan penuh tanda tanya. Viona memperhatikan pria yang ada di sebelah Windy berdiri. “Kak ... maaf, kenalkan, beliau Pak Irfan. Teman sekantor Windy.” “Hai, kenalkan, saya Irfan. Calon suami Windy.” Irfan mengulurkan tangan ke arah Viona seraya tersenyum hangat. Windy terkejut dengan apa yang ia dengar barusan. Windy tidak menyangka jika Irfan mengatakan hal itu. ternyata Irfan tidak main-main dengan ucapannya. “Hai, aku Viona. Sepupunya Putra. Anda tentu sudah tau siapa Putra.” Viona membalas jabat tangan Irfan. Sementara Windy menjadi salah tingkah. “Ya, saya tau. Putra bahkan sudah beberapa kali memukuli saya. Tapi tenang saja, saya tidak menaruh dendam padanya. Lagi pula, sebentar lagi Putra hanya akan menjadi mantan suami Windy. Tidak leb

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN