BAB 9 Halloween dan Perlawanan (1)

1070 Kata

Hawa dingin udara dan sinar matahari yang lemah masuk ke dalam ruangan melalui celah-celah kayu di dinding. Meski telah berlapis mantra, namun sepertinya itu hanya berlaku untuk Milena seorang—terbukti dari upayanya untuk kabur sia-sia semata. Tubuhnya merinding terkena hawa dingin yang menggigit tulang. Ia terbangun. Pandangannya masih kabur. Suasana di ruangan itu sangat tenang, hanya suara angin semilir dingin yang tak hentinya berlomba masuk dengan sinar matahari. Milena melempar pandangan ke arah tangga. Tak ada tanda-tanda Katrina. Hanya ada dirinya seorang. Ia tertidur nyenyak semalam. Bau dari kuali sesekali menyengat tapi peri cantik itu sudah mulai terbiasa, terlebih bau apak ruangan itu. Kini bau itu hanya mengingatkannya pada ruang kerja bawah teknisi kerajaan. Milena menggoso

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN