"Bagaimana perasaanmu? Apa ada yang sakit?" tanyanya pelan. Milena mengerjapkan mata, berusaha agar matanya fokus. Tubuhnya memunggungi jendela kaca yang tertimpa sinar mata membuatnya kesulitan melihat sosok itu. Siluet tubuh David akhirnya perlahan terlihat jelas detik demi detik. "Siapa kau?" tanya Milena dengan suara serak. "Aku David. Orang yang menemukanmu. Apa ada yang sakit?" "Kepalaku agak pusing... ugh... di mana aku?" Milena memijat-mijat kedua pelipisnya. "Kau di rumah sakit. Apa aku perlu panggilkan dokter?" Milena membeku. "Apa? Rumah sakit? Dokter?" Ia berusaha mencerna semuanya saat itu. "Ya. Kau tergeletak pingsan di kamarku. Aku membawamu ke sini." David memperbaiki selimut Milena, tapi ia mendapat respon kurang bersahabat. "Hanya ingin sekedar membantu." ter

