Bertemu Kembali

1375 Kata

Terik matahari menusuk, membuatnya merasa terganggu. Kedua tangan menarik selimut hingga menutupi kepalanya. Tubuhnya bergerak seolah mencari posisi yang nyaman. Kini dia menyibak selimut yang menutupi wajahnya serta memilih tertidur miring membelakangi jendela. Valaria menggeliat. Perlahan kedua matanya mulai terbuka. Tetapi kembali terpejam saat kepalanya terasa seperti terkena hantaman benda keras. Valaria meringis sedang sebelah tangannya memegang kepala. Dirinya berusaha untuk bangkit duduk dengan mata yang kembali terpejam. Dua menit berlalu begitu saja. Valaria masih dalam posisi duduk. Sampai akhirnya dia membuka kedua matanya. Tatapannya mengernyit karena tidak mengenali ruangan kamar yang tampak asing tersebut. Dalam sekejap dia bangkit dari atas kasur lalu memperhatikan seke

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN