Yang Dirindukan 5

1142 Kata

Valaria bangkit dengan kepala tertunduk. Jazmine menghela napas pelan. Tangannya terangkat untuk mengusap wajah putrinya yang penuh dengan krim. "Kau tidak perlu sedih, Honey. Nanti biar Sasha yang membeli kuenya," ucap Jazmine. Lalu beralih menatap Sasha yang masih berdiri di sampingnya. "Sasha, tolong belikan kuenya di toko kue depan pertigaan jalan," pinta Jazmine. Sasha terdiam sejenak saat menatap Valaria. Akhirnya dia pun menganggukkan kepala, mengiyakan permintaan Jazmine. "Baiklah, biar aku saja yang membeli kuenya. Kalau begitu ... Aku pergi dulu," pamit Sasha dan berlalu dari hadapan Jazmine dan Valaria. Jazmine menuntun Valaria menuju kamar dan mendudukkan putrinya di atas sofa. Dia meraih tisu yang ada di atas meja rias dan membantu Valaria membersihkan wajahnya. Putrin

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN